Maling Specialis Bongkar R

Suaraburuhnews.com – Pangkalan Kerinci – Polres Pelalawan kembali berhasil meringkus komplotan spesialis bongkar rumah.

Kapolres Pelalawan AKBP.  Ade Johan Sinaga melalui Kasat Reskrim AKP. James Rajagukguk,  Sabtu ( 12/12/2015 ) membenarkan penangkapan tersebut.

” Benar…kami telah mengamankan para pelaku spesialis bongkar rumah ” ujar Kasat.

Kasat Reskrim juga menuturkan bahwa penangkapan para pelaku berawal Rabu (9 /12/15) sekira pukul 04.00 Wib, Polres Pelalawan menerima laporan bahwa telah terjadi Pencurian dengan pemberatan (congkel rumah) di rumah korban stas nama Marlince di Jalan Duku Perumahan BTN Lama Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan yang mana korban kehilangan barang berupa laptop samsung,

uang, perhiasan dan handphone.

Mendapat inpormasi kejadian tersebut personil gabungan Polres Pelalawan yang dipimpin oleh IPTU Yoyok dengan didampingi oleh IPDA Deny Lubis langsung melakukan penyelidikan di lapangan.

Kerja keras personilpun tak sia-sia. Jumat sore (11/12/15 ) team opsnal gabunganpun melakukan penangkapan terhadap pelaku Latief dan Raisul yang sedang membawa laptop samsung di Gang Bakti Pangkalan Kerinc. Dari hasil introgasi kedua pelaku bahwa laptop samsung tersebut mereka ambil sebelumnya dari rumah tetangganya rumah Marlince. Dari hasil pengembangan, kedua palaku melakukan pencurian tersebut bersama temannya yang bernama Daniel dan Mak Adang.

Petugaspun menangkap pelaku Daniel dan Mak Adang akan tetapi pada saat petugas melakukan penangkapan terhadap Mak Adag melakukan perlawanan dengan cara melarikan diri sehingga petugas melakukan tembakan peringatan namun pelaku Mak Adang tidak mau berhenti,sehingga petugaspun mengambil tindakan tegas berupa tembakan terarah dan terukur kepada kaki Mak Adang untuk melumpuhkan pelaku. Kemudian petugaspun membawa Pelaku Mak Adang ke Rumah Selasih untuk di obati.

Dan dari tangan para pelaku petugas berhasil mengamankan Laptop Samsung, Laptop Asus dan uang sebanyak Rp. 200.000, yang merupakan hasil dari kejahatan ke empat pelaku.***

 

Komentari Artikel Ini