Pertemuan Lintas RT RW se Pkl Kerinci Senyap Dari Berita, Diduga Wartawan Disogok PT RAPP

Pertemuan Lintas RT RW se Pkl Kerinci Senyap Dari Berita, Diduga Wartawan Disogok PT RAPP

Suaraburuhnews.com – Pangkalan Kerinci – Mediasi pertemuan antar RT RW se Pangkalan Kerinci pada Hari Kamis (13/3/2020) kemarin terkait bau busuk limbah PT RAPP / APR senyap dari pemberitaan.

Pantauan sbnc bahwa pada acara itu diperkirakan puluhan wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik ikut meliput dalam acara itu.

Hadir dalam acara itu unsur Pemkab Pelalawan Sekda HT. Muhlis, Camat Pangkalan Kerinci Dodi A Saputra, Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Novaldi, S. Sos. MSi. Hadir juga tim PT RAPP mulai Publik Relation, SGR, CSR dan eksternal security dan lain lain.

Namun perjuangan lintas RT RW tersebut senyap dari pemberitaan. Hanya beberapa media saja yang menaikan pemberitaan ini.

Menurut informasi yang dirangkum sbnc, ada pengakuan dari salah seorang wartawan bahwa dia ada menerima sesuatu dari salah seorang koordinator peliputan pada acara itu.” Lumayan yang penting kenyang,” itu sepengal kalimat yang diutarakanya kepada sbnc.

Ingin ditanyakan lebih dalam lagi kepadanya,”Tak bisa kawan, itu kode etik dan rahasia masing-masing,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa
pertemuan Lintas RT RW se Pangkalan Kerinci dengan PT RAPP yang di mediasi Pemkab Pelalawan deadlock.

“Sebaiknya rapat ini direskedul ulang saja, karena kita minta hadirkan pimoinan di pertemuan ini. Tapi tak ada Direktur PT RAPP,” ujar salah seorang RT dalam menyampaikan pendapatnya di pertemuan itu.

Kemudian para RT RW meninggalkan raungan aula Gedung Daerah Bhakti praja dengan meninggalkan pimpinan rapat, Sekda Pelalawan HT Mukhlis, Kapolsek Pangkalan Kerinci, Camat Pangkalan Kerinci dan perwakilan PT RAPP.

Di luar aula mereka berdiskusi membahas tuntuan mereka. Terjadi perdebatan alot sesama RT RW tentang pembacaan tuntutan.

Tak lama kemudian lintas RT RW ini masuk lagi ke aula Gedung Daerah tersebut. Kemudian pimpinan rapat Sekda Pelalawan membuka diri lagi agar forum rapat ini terus dilanjutkan.

“Saya rasa sebaiknya pertemuan ini dibubarkan saja, karena yang kita sepakati untuk hadir, Direktur PT RAPP juga tidak datang,” kata AI salah seorang RT di Kerinci Kota.

“Terkait tuntutan kami sebaiknya di depan Direktur PT RAPP kita sampaikan,” lanjut Al.

Pantauan sbnc di gedung Daerah suasana pertemuan RT RW ini tak sesuai dengan harapan.

“Sebelum pertemuan ini kami sudah lakukan pertemuan dengan Pak Camat Pkl Kerinci dan Bupati Pelalawan. Dalam pertemuan dengan mereka kami sudah sepakat agar tuntutan kami disampaikan ke Direktur PT TAPP. Nyatanya sekarang tak hadir,” ungkap SP salah seorang RW di Kerinci Kota. (sbnc).

Komentari Artikel Ini