Presiden Jokowi Lantik 7 Gubernur Hasil Pilkada Serentak di Istana Siang ini

Suaraburuhnees.com – Jakarta – Sebanyak 7 gubernur dan wakil gubernur hasil Pilkada serentak 9 Desember 2015 lalu, dijadwalkan akan dilantik siang ini oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pelantikan digelar serentak di Istana.

Dalam jadwal yang diterima, Jumat (12/2/16), pelantikan gubernur dan wakil gubernur masa jabatan tahun 2016-2021 oleh Presiden akan digelar pada pukul 14.00 WIB.

Gubernur dan wakil Gubernur yang akan dilantik Jokowi adalah Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dan wakilnya Rudi Resnawan, Gubernur Jambi, Zumi Zola dan wakilnya Fachrori Umar, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dan wakilnya Nasrul Abit.

Lalu, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dan wakilnya Steven Octavianus, Gubernur Kepulauan Riau, Muhammad Sani dan wakilnya, Nurdin Basirun, Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie dan wakilnya Udin Hianggio serta Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti dan wakilnya Rohidin Mersyah.

Setelah pelantikan gubernur dan wakil gubernur, Presiden dijadwalkan menyaksikan pengucapan sumpah anggota Komisi Yudisial (KY) masa jabatan 2015-2020 serta keanggotaan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) masa jabatan 2016-2021.

Sementara pagi ini, Jokowi baru saja menerima delegasi Asian Development Bank (ADB) yang dipimpin Presiden ADB Takehiko Nakao dimulai sekitar pukul 09.20 WIB. Pertemuan digelar tertutup di Istana Merdeka.

Terkait pelantikan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan ada 7 gubernur dan wakil gubernur yang akan dilantik hari ini. Pelantikan ini adalah pelantikan gelombang pertama untuk kepala daerah hasil Pilkada serentak.

Kemudian tanggal 17 Februari 2016 pelantikan secara serentak untuk 202 bupati dan wali kota oleh gubernur masing-masing sesuai undang-undang. Pelantikan digelar di ibu kota provinsi seluruh Indonesia

Pelantikan berikutnya, gelombang dua, bulan Maret 2016. Yaitu pelantikan untuk 11 bupati, wali kota dan 1 gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah jika tidak ada masalah sengketa di MK.

“Bulan Juni 2016, (pelantikan) 1 gubernur dan wakil gubernur Provinsi Sulawesi Tengah dan 30-an bupati, wali kota. Dilantik di ibu kota provinsi, karena sesuai ketentuan undang-undang masa habis jabatan kepala daerah bulan Juni tidak boleh dikurangi,” kata Tjahjo Selasa (9/2). (detik news)

Komentari Artikel Ini