19 Hari Derita Kabut Asap di Pelalawan, Pagi ini Matahari Mulai Tampak

Bagikan Artikel Ini:

19 Hari Derita Kabut Asap di Pelalawan, Pagi ini Matahari Mulai Tampak

Suaraburuhnews.com – Pangkalan Kerinci – Terhitung, sudah 19 hari kabut asap tebal terus – menerus menyelimuti Kabupaten Pelalawan propinsi Riau. Pertamanya kabut asap terjadi di dalam catatan sbnc pada hari Senin (2/9) dan sekarang Hari Jumat (20/9).

Pantauan sbnc di Pangkalan Kerinci ibukota Kabupaten Pelalawan hari ini Jumat (20/9) terus dan terus berasap pekat. Kondisi kabut asap agak menipis sedikit dengan kemarin.

Selain itu matahari terbit pagi ini mulai tampak dan kelihatan. Sebelumnya matahari jarang kelihatan akibat ditutup kabut asap tebal.

Baca Juga :  Peringatan Dini BMKG Cuaca di Provinsi Riau Tanggal 28 September

Kebakaran hutan dan lahan terus terjadi. Luas lahan terbakar akibat karhutla di wilayah Riau semakin meluas. Kemarin sedang terbakar lahan gambut di Km 10 -12 Jalan Koridor PT. RAAP. Dikabarkan juga sudah beberapa hari ini kebakaran hutan dan lahan di Fesa Gondai Kecamatan Langgam terus terjadi dan belum padam. Kemudian juga kemarin masih terbakar lahan di Kelurahan Teluk Meranti. Ratusan hektas lahan gambut di negri bono itu ludes dilalap sijago merah.

Karhutla yang masih terus berlangsung ini mengakibatkan dampak yang luas baik dari segi kesehatan maupun dari sisi ekonomi.

Baca Juga :  3 Orang Ditangkap Ekskavator Disita Kawasan Suaka Margasatwa di Riau Dijadikan Kebun Kelapa Sawit

Derita kabut asap yang berkepanjangan telah membuat ratusan ribuan warga Riau terkena serangan penyakit ISPA. Begitu juga ribuan warga Pelalawan menderita ISPA.

Akan sampai kapan karhutla berlanjut? Kami tak tahan lagi dengan polusi ini.(sbnc/01).

Poto : 20/9/2019 di depan Bank Riau Kepri PKL. Kerinci.

Komentari Artikel Ini