Air Banjir di Pelalawan Mulai Surut

Bagikan Artikel Ini:

Air Banjir di Pelalawan Mulai Surut

Suaraburuhnews.com – Pangkalan Kerinci – Dihari ke 25 air Sungai Kampr di Kabupaten Pelalawan sudah mulai surut beberapa cm. Penuturan warga Kelurahan Langgam RT 01 RW 01 Kecamatan Langgam bahwa kondisi air Sungai Kampar sudah surut.

“Iya kondisi air banjir di Sungai Kampar sudah mulai surut. Di rumah saya sudah turun air sekitar dua cm,” ujar Badul, kepada sbnc melalui telepon selulernya – nya, Rabu (1/1/2020) siang tadi.

Sedangkan kondisi air banjir di Kecamatan Pangkalan Kerinci sudah bertahan. Artinya saat ini kondisi air banjir tidak naik dan tidak surut.

“Sekarang nampaknya kondisi air banjir di tempat saya sudah bertahan,” kata Aspadendi kepada sbnc, tadi siang.

Baca Juga :  Peternak Ayam Langgam Gagal Total, Ditemukan Ada Penyakit Baru

Kemarin, hasil pantauan sbnc sorenya (31/12/) sekira pukul 16.00 WIB di Pinggiran Sungai Kampar Dusun Pulau Payung Kerinci Kota Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan kondisi air masih naik tapi tak begitu tinggi.

“Tak setinggi kemarin naik airnya. Sekira dua cm – lah,” kata Aspadendi saat dijumpai sbnc di Simpang Kualo tadi sore.

Situasi di seputaran lokasi banjir di Simpang Kualo saat ini aktifitas warga mandi – mandi di seputaran lokqsi jalan aspal yang dilintasi air banjir. Kiri kanan ruas jalan terlihat berjejer parkir kendaraan roda dua dan empat. Terlihat juga tenda dari Tagana berdiri satu unit yang terisi kendraan roda dua.

Baca Juga :  Nahas Karyawan PT BBS Rohil Kecebur di Kolam limbah Pabrik dan Tewas

Hewan ternak warga, sapi juga terlihat dikandangi untuk menghindari air banjir.

Kemudian di Kelurahan Langgam Kecamatan Langgam kondisi air sudah mulai surut. Kata ninik mamak Langgam M. Rafi mengatakan kepada sbnc,”Di Langgam air sudah surut sekira dua jari,” kata ninik mamak Langgam itu

Tercatat air banjir di Sungai Kampar sudah 24 hari dari hari pertama. Dan kondisi ini akan diperparah bau air sudah memunculkan bau tak sedap. Kalau orang Pelalawan menyebutnya, air ‘masam’.

Sementara itu hasil investigasi sbnc di Desa Kuala Terusan Kecamatan Pangkalan Kerinci, Senin (30/12) sore ini kondisi air masih bertambah naik.(sbnc)

Komentari Artikel Ini