Akibat Karhutla di Dumai 2.199 Orang Kena Penyakit Penapasan

Bagikan Artikel Ini:

Akibat Karhutla di Dumai 2.199 Orang Kena Penyakit Penapasan

Sauaraburuhnews.com – Pekanbaru – Kemarau mulai melanda Riau. Akibatnya kebakaran hutan dan lahan mulai melanda.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla)  terus meluas. Imbasnya kini, ribuan masyarakat terpapar asap dan mengalami infeksi pernapasan.

Kabut asap paling parah kini menyelimuti kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis. Di Kota Dumai, walau sejumlah titik api bisa dipadamkan, asap datangnya dari kebakaran lahan di Bengkalis yang sampai kini api masih membara.

Kondisi ini membuat asap mengepung udua wilayah. Asap telah membuat ribuan masyarakat terpapar dan menimbulkan penyakit.

Baca Juga :  PERNYATAAN PT IIS “TERKAIT : DUGAAN IKAN MATI DI SUNGAI KERINCI”

Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau, untuk Kota Dumai tercatat ada 2.199 terkena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Untuk pneumonia ada 7 orang, asma 52 orang, iritasi mata 58 orang, dan iritasi kulit 28 orang.

“Data sementara ini, Kota Dumai paling banyak terpapar asap dari kebakaran lahan,” kata Kadis Kesehetan Riau Mimi Yuliani Nazir kepada detikcom, Selasa (26/2/2019).

Lebih lanjut dia menjelaskan, kondisi yang sama juga dirasakan masyarakat Kabupaten Bengkalis. Data saat ini, ada 247 warga terkena ISPA, asma 15, pneumonia 4, iritasi mata 24, dan iritasi kulit 13.

Baca Juga :  Hotspot Hari Ini 46 Titik di Provinsi Riau

Adapun di Kabupaten Rokan Hilir, ada 42 terkena ISPA, ada 4 orang terkena iritasi mata, dan iritasi kulit 16 orang.

“Untuk wilayah yang kini terpapar asap, kami imbau mengurangi aktivitas di luar rumah. Kalau harus keluar rumah, sebaiknya menggunakan masker,” kata Mimi.*

Sumber : detikNews.

Komentari Artikel Ini