Anak SD Ditangkap Bapak Kabur, Warga Seikijang Curi Jengkol

Bagikan Artikel Ini:

Suaraburuhnews.com – Tambak – Tuntutan hidup semakin keras. Harga sawit anjlok, harga karet terperosok. Karena tuntutan itu lima orang warga Seikijang Kecamatan Bandar Seikijang mencuri 1 pokok jengkol milik Na, warga Tambak Kecamatan Langgam Sabtu (5/9/15).

Menurut kontributor suaraburuhnews di Desa Tambak, Bambang mengatakan bahwa pencuri jengkol ini sebanyak 5 orang. Dua orang tertangkap termasuk anak SD kelas VI di salah satu sekolah di Sekijang dan sopir pickup, dan tiga orang yang lain melarikan diri ke dalam semak-samak termasuk orant tua anak SD tadi.

Kronologis kejadian ini menurut Bambang bahwa,” Sekira pukul 18.40 WIB warga Desa Tambak baru bubar dari menyaksikan turnamen bola kaki. Setelah pertandingan warga pulang ke rumah masing-masing. Kemudian warga mulai curiga dengan gelagat mobil pickup yang mondar-mandir sejak sepak bola mula main di lapangan bola. Pas pulang warga nampak mobil pick up parkir di dekat pohon jengkol milik Na di Jalan Padat Karya Desa Tambak. Awalnya mobil ini membawa orang 5 sekarang kok tinggal 2 termasuk anak SD,” kata Bambang.

Baca Juga :  Diancam Tembak Mati Oleh Teroris OPM, Kepala Suku Kimak: Jangan Takut, TNI-Polri Jaga Papua

Bambang melanjutkan,” Dan warga semakin curiga dan mendekati mobil dan pohon jengkol yang lebat buahnya itu. Terlihatlah 3 orang sudah mengisi karung dengan jengkol dan warga lansung mengejar pencuri jengkol tersebut. Ke tiga pencuri melarikan diri ke semak-semak dan jengkol 1,5 karung ditinggal pencuri. Warga menahan satu unit ┬ámobil pickup, 1 orang sopir dan seorang anak SD yang di mobl,” kata Bambang.

Atas kejadian ini Tokoh masyarakat tokoh adat Desa Tambak telah melakukan penyelesaian secara kekeluargaan, namun pihak keluarga belum menjemput mobil dan anak SD yang ditahan, Dan pencuri yang melarikan diri belum tertangkap. (ags)

Komentari Artikel Ini