Anak SMP di Pangkalan Kerinci Disetubuhi Pemuda Tak Sekolah

Bagikan Artikel Ini:

Anak SMP di Pangkalan Kerinci Disetubuhi Pemuda Tak Sekolah

Suaraburuhnews.com – Pangkalan Kerinci – Dunia pendidikan di Pelalawan tercoreng lagi. Ketika beberapa Minggu yang lalu ada seorang pelajar di salah satu SMK di sini pengedar narkoba, kali dunia pendidikan Pelalawan ditimpa kasus persetubuhan anak di bawah umur. Yang menjadi korban YRA (15) seorang pelajar yang duduk di bangku disalah satu SMP di Pangkalan Kerinci.

Perbuatan asusila ini diketahui otang tua korban Pada Hari Senin Tanggal 18 Februari 2019, Sekira Pukul 20.30 Wib. Karena tidak terima anaknya diperlakukan seperti itu orang tua korban melaporkan kasus ini ke Mapolres Pelalawan pada Hari Senin (18/2) sekira pukul 21.45 Wib.

Baca Juga :  Jalur Pita Merah dan Biru PT GSI Belum Ganti Rugi, Lagi Bohongi Masyarakat Kecamatan Langgam

Pelaku kasus persetubuhan anak dibawah umur ini adalah S alias UC (17). Status tidak sekolah. Tempat Kejadian Perkara (TKP) di salah satu kamar hotel di Pangkalan Kerinci.

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Itwan SIK melalui Paur Humas mengatakan kepada wartawan tentang kejiadian singkat perkara ini.

Sejak Hari Sabtu Tanggal 16 Februari 2019 sekira pukul 17.00 Wib,anak pelapor yaitu YRA (korban) tidak ada pulang ke tumah. Krmudian pada Hari Senin Tanggal 18 Februari 2019, sekira pukul 20.00 Wib,setelah dicari-cari ternyata ada di rumah kawannya. Dan menurut pengakuan saksi NRS, bahwa ia bersama-sama dengan YRA dan terlapor S alias U, di salah satu hotel di Pangkalan Kerinci. Sampai pada Jari Senin Tanggal18 Februari 2019 sekira pukul 06.00 Wib.

Baca Juga :  Siswi SMP Diduga Diperkosa Anak Anggota Dewan Pekanbaru

Dari keterangan saksi tersebut pelapor menaruh rasa curiga dan menanyakan lebih jauh apa yang terjadi antara korban dengan terlapor, dan dorban mengakui dengan terus terang bahwa ia telah disetubuhi sebanyak satu kali oleh terlapor di salah satu kamar hotel di Pangkalan Kerinci.

Pelapor menjelaskan bahwa anaknya tersebut yaitu korban masih duduk di bangku skolah di Kls VIII SMP di Pangkalan Kerinci.

Atas kejadian tersebut, pelapor membuat laporan ini ke Polres Pelalawan guna proses hukum lebih lanjut.(sbnc/01).

Komentari Artikel Ini