Jaga Keseimbangan Alam, HM. Harris Lakukan “Restocking” 70 Ribu Ekor Ikan Baung di Danau Kajuwid

Bagikan Artikel Ini:

Suaraburuhnews.com – Langgam – Untuk meningkatkan populasi ikan air tawar serta melestarikan ikan di perairan di Sungai Kabupaten Pelalawan, khususnya di Danau Tajwid. Atas dasar tersebut maka pada Senin (3/8/15) pagi, Bupati Pelalawan HM Harris lansung melakukan Restocking (penebaran) bibit ikan baung sebayak 70 ribu ekor.

Selain Bupati, kegiatan ini dihadiri juga oleh anggota DPRD Pelalawan Habibi Apri, Afrizal dan Beni Ilham, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Riau Tien Mastina, Kadis Perikanan dan Kelautan Pemerintah Kabupaten (Pemdakab) Pelalawan Ir T Wahadudin, Staf ahli Bupati  Milyono, Kepala BLH Syamsul Anwar SH, Kepala Disbudparpora Zulkifli SAg, Kepala Dinas Pertanian Ir Syahfalefi, Kepala Badan Ketahanan Pangan Pelalawan Raja Alkap, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Syafruddin, Kepala Dinas Peternakan Mukhtaruddin, Camat Kecamatan Langgam Sugeng Wiharyadi SSos, kabag Humas Setdakab Arip Ripani SSos, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat.

Saat memberikan sambutan, Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, bahwa Kabupaten Pelalawan memiki potensi yang sangat besar untuk pengembangan usaha perikanan, baik itu usaha penangkapan, usaha budidaya dan usaha pengelolaan ikan. Bidang perikanan air tawar merupakan salah satu bidang yang sangat potensial dalam menopang pertumbuhan ekonomi rakyat. Dimana sebagian besar wilayah Kabupaten Pelalawan dialiri oleh sungai Kampar yang bermuara ke Selat Malaka.

Baca Juga :  Dini Hari Tim Umang umang Terjun ke TKP Ikan Mati di Sungai Kampar

” Peranan perairan umum dalam kehidupan manusia sangatlah penting yaitu sumber daya air tawar, sumber keanekaragaman hayati, sumber ketahanan pangan dan sumber perekonomian. Sehingga bisa dikatakan perairan umum multifungsi, multiguna dan multipemanfaat sebagai sektor pembangunan. Sumber daya perikanan di perairan umum akhir-akhir ini dirasakan mengalami penurunan, dimmana dulu banyak ikan-ikan lokal yang hidup dan berkembang biak di perairan umum. Tetapi seiring dengan waktu dan cara penangkapan yang terkadang belum sesuai kaidah, sehingga populsasi ikan lokal tersebut menjadi

HM Harris juga mengatakan, bahwa dengan telah dikuasainnya teknologi pembenihan ikan-ikan lokal tersebut, maka produksi benih yang dihasilkan dapat restocking (ditebar) kembali kealam dalamm rangka untuk memperkaya dan meningkatkan sumberdaya perikanan di perairan umuM. Sehingga perairan umum, baik itu sungai. Danay maupun waduk dapat kembali menjadi tumpuan masyarakat sekitar untuk meningkatkan pendapatan dan juga gizi masyarakat.

” Pemerintah Kabupaten pelalawan mulai tahun 2015 menjadikan Danau Kajuwid sebagai objek wisata di Kabupaten pelalawan dan nantinya akan ada zona untuk perikanan, pertanian dan kehutanan. Selama ini Danau Kajwid memiliki berbagai potensi, salah satunya di bidang perikanan. Di Danau Kajwid ini terdapat berbagai jenis ikan seperti Ikan Selais, Ikan Baung, Ikan Tapah, Ikan Kelemak dan jenis ikan perairan umum lainnya. Saya berharap dengan kegiatan penebaran ikan ini, ikan-ikan yang ada di Danau Kajuwid akan terjaga keberadaannya. Sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan ekonomi mereka (masyarakat,red),”jelas mantan Ketua DPRD Pelalawan dua periode.

Baca Juga :  Gempa Guncang Sumbar dengan Magnitudo 5,8

Sementara itu, Kepala Dinas  Perikanan kelautan Kabupaten Pelalawan Tengku Wahidudin MSi menambahkan, bahwa , kegiatan Restocking ini bertujuan untuk meningkatkan populasi keanekaragaman jenis ikan yang hidup diperairan umum,peningkatan stok ikan serta pelestarian sumberdaya ikan diperairan umum, sungai,danau dan waduk. Jenis ikan yang akan ditebar adalah Ikan Baung sebanyak 70 ribu ekor yang bersumber dana Dekon Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yang dikelila oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Riau.

” Untuk Ikan Baung merupakan salah satu ikan spesifik lokal Kabupaten Pelalawan yang mempunyai. Sifat dapat beradaptasi dengan lingkungan. Sehingga dapat tumbuh dan berkembang di Danau Kajuwid. Saya berharap dikawasan Danau Kajuwid ini dapat berkembang menjadi ekowisata ,baik bagi masyarakat tempatan maupun masyarakat dari luar,”ujarnya seraya menambahkan bahwa pihak kita mendapat bantuan lansung  Re Stocking di danau tajwid berupa penebaran bibik ikan, bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Provinsi Riau sebanyak 70 Ribu,”jelas Ir T Wahadudin. (ags)

 

Komentari Artikel Ini