Kodim 0313/KPR Koramil 09/Lgm Buat Demplot Lahan Pertanian

Bagikan Artikel Ini:

Kodim 0313/KPR Koramil 09/Lgm Buat Demplot Lahan Pertanian

Suaraburuhnews.com – Pangkakan Kerinci – Kodim 0313/KPR koramil 09/Lgm membuat demplot pada lahan seluas lebih kurang satu hektare di Kelurahan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Kamis (23/1/2020).

Demplot atau demontration plot adalah suatu metode penyuluhan pertanian kepada masyarakat dengan cara membuat lahan percontohan agar masyarakat bisa melihat dan membuktikan terhadap objek yang didemontrasikan. Sehingga masyrakat bisa menggarap lahan kosong serta mengolahnnya dengan cara tidak membakar lahan.

Komandan Koramil 09/Lgm Kapten Arh Kharidon Sitio mengatakan bahwa pembuatan lahan demplot tersebut merupakan program Koramil 09/Lgm untuk mewujudkan ketahanan pangan serta juga untuk menjadi contoh terhadap masyarakat lainnya.

Baca Juga :  Kunker Waaster KASAD Brigjen Doni Hutabarat Tinjau Lokasi TMMD Ke 115 Kodim 0313/KPR Di Teluk Meranti

“Program ini dibuat sebagai contoh kepada masyarakat dengan harapan dapat dilaksanakan dengan cara membuka kebun dan mengembangkannya, pasalnya langkah seperti ini akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, ungkap Komandan Koramil 09/Lgm Kapten Arh Kharidon Sitio.

Kemudian dia meneruskan,” Allhamdulilah masyarakat saat ini sudah mulai bergerak mengikuti program yang dibuat oleh Koramil 09/Lgm seperti ketahanan pangan yang kita laksanakan saat ini,“sambung Danramil.

Menurutnya alasan mengajak masyarakat untuk menanam jagung karena keuntungan yang didapat lebih besar ketimbang menanam sawit. “Kalau jagung hanya butuh waktu 3 bulan sudah siap panen,” terang Danramil.

Baca Juga :  Kucurkan Dana CSR PT Musim Mas Bangun Jembatan Desa Talau

Ia juga mengungkapkan jika selisih keuntungan jagung dengan sawit jauh lebih besar. Sebagai contoh, tambah Danramil, menanam jagung seluas satu hektare bisa menghasilkan lebih kurang 5 ton jagung atau setara dengan Rp 15 juta, jika harganya Rp 3 ribu perkilo dalam sekali panen per tiga bulan. “Sedangkan sawit, hanya dapat keuntungan Rp 1 juta per bulan untuk satu hektare kebun sawit,” jelas Danramil.(rls).

Komentari Artikel Ini