Kronologis Lakalantas Aktivis Pelalawan Di Banten Menuju Jakarta

Bagikan Artikel Ini:

Kronologis Lakalantas Aktivis Pelalawan Di Banten Menuju Jakarta

πŸ…’π—Žπ–Ίπ—‹π–Ίπ–»π—Žπ—‹π—Žπ—π—‡π–Ύπ—π—Œ.π–Όπ—ˆπ—† – Jakarta – Sebagaimana diberitakan sebelumnya rombongan aktivis Kabupaten Pelalawan yang tergabung dalam Forum Masyarakat Penyelamat Pulau Mendol (FMPPM).mengalami Lakalantas di Banten menuju Jakarta mengendarai mobil. Lakalantas itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB Minggu Tanggal (18/9/2022).

Awalnya rombongan berangkat dari Pangkalan Kerinci menuju Jakarta kompoi 3 mobil. Rombongan berjumlah 18 orang. Belum sampai ke tujuan nahas dialami satu mobil jenis Terios warna putih yang driver-nya Wan Muhamad Afif. Di mobil tersebut
Said Abu Syofian (SAS) yang cidera parah. Sedangkan lima lainnya luka-luka ringan.

Kronologis kejadian ini menurut salah seorang yang terlibat dalam Lakalantas ini Kazzaini KS tokoh Kabupaten Pelalawan dan juga pimpinan rombongan ini mengatakan bahwa,” Kami di mobil sebanyak 6 orang. Kejadian di jalan tol dari Merak menuju Jakarta. Saat mobil kami kecepatan tinggi tiba – tiba kendaraan truk tronton memotong dari bagian kiri mobil kami dengan kecepatan tinggi kemudian truk tronton itu ngerem mendadak. Kemudian mobil mobil kami menabrak truk tronton tersebut,” kata Kazzaini KS melalui teleponnya.

Baca Juga :  Warga Temukan Mayat Telah Mengapung di Parit Kota Pangkalan Kerinci

Kazzaini menambahkan, pada saat kejadian SAS duduk di deretan kedua di belakang sopir kursi tengah. SAS sedang tidur tanpa mengenakan safety bell. Diduga kepala sebelah kirinya berbenturan keras.

Kejadian ini mengakibatkan SAS tak sadarkan diri dan dirawat di RS Hermina, Ciruas, Serang, Banten. Menurut informasi korban (SAS) telah dilakukan operasi akibat cidera berat.

Sementara itu saat ditanyakan kondisinya sekarang, Kazzaini KS mengatakan,”Alhamdulillah saya baik-baik saja,” tutupnya.

Tujuan rombongan ini adalah
berjuang menuntut pencabutan izin HGU PT. TUM (Trisetia Usaha Mandiri yang berizin di Pulau Penyalai Kecamatan Kuala Kampar. Mereka tergabung dalam Forum Masyarakat Penyelamat Pulau Mendol (FMPPM).

Baca Juga :  Tawuran di Jembatan Suroboyo, 1 Meninggal, 1 Luka-Luka

Pewarta: R07
Editor: Aps
Foto: Kondisi mobil rombongan aktivis Pelalawan, Ist.
Copyright:πŸ…’π—Žπ–Ίπ—‹π–Ίπ–»π—Žπ—‹π—Žπ—π—‡π–Ύπ—π—Œ.π–Όπ—ˆπ—†

 

Komentari Artikel Ini