KTT G20 Dimulai

Bagikan Artikel Ini:

KTT G20 Dimulai

Nusa Dua – Presiden Joko Widodo alias Jokowi resmi membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Presidensi Indonesia. KTT akan berlangsung dua hari pada 15-16 November. Pertemuan itu akan menghasilkan leaders communique atau komunike jika mencapai kesepakatan pada hari terakhir KTT.

“KTT G20 harus berhasil dan tidak boleh gagal,” kata Jokowi saat membuka KTT G20 di Apurva, Nusa Dua, Bali, 15 November 2022.

Berbagai kekhawatiran atas tidak tercapainya kesepakatan dalam KTT G20 menguat lantaran memanasnya kondisi geopolitik global karena perang Rusia dan Ukraina. Indonesia sebagai Presidensi G20 bertugas menjembatani permasalahan itu agar mencapai hasil KTT yang diharapkan.

Kepada Tempo, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan jalur pertemuan Sherpa Track yang dilaksanakan tingkat menteri dan deputi sehari menjelang KTT G20 sudah berjalan dengan baik. Dokumen hasil pertemuan Sherpa akan dibawa dalam KTT G20–yang saat ini tengah dipimpin Jokowi–dan akan diadopsi substansinya untuk mencapai kesepakatan G20.

Baca Juga :  Ketua DPD LaNyalla Minta BPN Fokus Menyelesaikan Konflik Lahan

Dokumen itu, menurut Jonny, berisi dua bagian. Bagian pertama adalah tiga isu prioritas yang diangkat dalam Presidensi G20 Indonesia, yaitu arsitektur digital, transisi energi, dan transformasi digital. Sedangkan bagian kedua berupa isu geopolitik.

“Nah, bagian yang satu soal geopolitik ini akan terus diusahakan sehingga ada titik jumpa,” kata Jhonny.

Jika bagian isu geopolitik tak mencapai kesepakatan, pertemuan KTT G20 akan menghasilkan leaders statement–bukan leaders communique. “Komunike atau bukan communique leaders statement itu hanya judulnya. Sedangkan yang perlu itu substansinya. Dia menjadi komunike kalau seluruh anggota sepakat bagian satu dan bagian dua,” ujar Jhonny.

Baca Juga :  2 Anggota Dewan Inhu Diberhentikan, Irsyaddunas: Berlaku Hukum Archimedes

Meski demikian, Jhonny menyatakan, sampai hari ini, lobi-lobi Indonesia sebagai Presidensi G20 terus berjalan. Komunikasi antar-negara G20 berada di jalur positif setelah Presiden Amerika Serikat dan Presiden Cina Xi Jinping bertemu selama tiga jam, kemarin, di Hotel Mulia, Bali. “Ada tantangan, tapi mudah-mudahan semangat yang sama akan menghasilkan peluang yang satu,” ujar Jhonny.

Komentari Artikel Ini