Lakalantas, Provos Polsek Pangkalan Kerinci Meninggal dan Anaknya Selamat

Bagikan Artikel Ini:

Suaraburuhnews.com – Pangkalan Kerinci – Polsek Pangkalan Kerinci berduka. Salah seorang anggotanya di Kanit provost meninggal dunia.

Kasus laka lantas ini antara sepeda motor Yamaha Mio BM 4827 AS dengan truck tanki BM 8174 CU yerjadi pada Hari Senin Tanggal 17 September 2018 sekira pukul 16.30 WIB.

Kecelakaan terjadi di Jalan Lintas Timur Km 72+500 depan toko Fajar Murni atau di depan Gang 2000 Kecamatan Pkl. Kerinci Kab. Pelalawan – Riau.

Kendaraan yang terlibat sepeda motor Yamaha Mio BM 4827 AS yang dikendarai oleh Aiptu Suroto (42) Kanit provos Polsek Pangkalan Kerinci dengan truck tanki BM 8174 CU, dikemudikan oleh Amin Alamin (42) warga Bandar Lampung.

Baca Juga :  4 Hari Menghilang, Nelayan Desa Penarikan Belum Ditemukan

Akibat kecelakaan ini pengendara sepeda motor Yamaha Mio BM 4827 AS, Suroto
mengalami luka berat pada kepala dan meninggal dunia di Rumah Sakit Amelia Medika Pkl. Kerinci pada pukul 17.00 WIB dan penumpang sepeda motor Yamaha Mio BM 4827 AS, Anin (8), mengalami luka memar pada kepala di bawa ke Rumah Sakit Amelia Medika. Sedangkan penumpang bernama Tito (14 ) mengalami memar pada paha kanan dan kiri, wajah memar dibawa ke Rumah Sakit Amelia Medika.

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan melalui paur humasnya mengatakan kepada wartawan tentang kronologis kecelakaan ini.
Semula truck tanki BM 8174 CU yang dikemudikan aleh Amin Alimin bergerak dari arah Pkl. Kerinci menuju arah Sorek dengan melintasi Jalan Lintas Timur. Setibanya di TKP depan Toko Bangunan Fajar Murni pengemudi truck tanki tersebut kurang memperhatikan dan tidak menjaga jarak aman dengan Yamaha Mio BM 4827 AS yang berada di depannya yang dikendarai oleh Suroto berboncengan dengan 2 orag anaknya bernama Anin dan Tito, karena jarak yang sangat dekat sehingga bagian depan Truck tanki tersebut menyenggol bagian belakang Mio BM 4827 AS lalu Sepeda motor Mio terjatuh di bawah kolong mobil dan mengakibatkan pengendara atas nama Suroto hingga terseret dan meninggal dunia di RS. Amalia Medika sedangkan penumpang Anin dan Tito mengalami luka-luka.(sbnc/01).

Komentari Artikel Ini