LAP tak Ada Kegiatan Pengurus Minta Pemda Stop Berikan Dana Bantuan

Bagikan Artikel Ini:

Suaraburuhnews.com – Bandar Petalangan – Lembaga Adat Petalangan (LAP) Kabupaten Pelalawan dibawah komando sang ketua umum, Muktarius nyaris diambang mati suri. Pada hal, lembaga yang di isi oleh para sesepuh yang tahu di adat dan terang dipasokoan ini adalah organisasi yang dinamis yang dominan mengurusi hal-hal yang berbau adat dan budaya hingga menyelesaikan keruh nan tak jernih, kusut nan tak selesai dalam tatanan anak kemenakan suku Petalangan. Tapi apa daya, aak kemenakan sering dibuat kecewa, karena sekretariat LAP selalu terkunci rapat, pertanda tak ada aktivitas, bagaimana mau menyelesaikan sengketa.

“Kita menilai LAP diambang kehancuran karena ketidak becusan pengurus mengurus organisasi orang-orang beradat ini. Pada hal, saban tahun LAP ini menerima anggaran dari Pemdakab Pelalawan senilai Rp 250 juta. Kita bagian dari pengurus, tidak tahu menahu kemana anggaran ini dipergunakan oleh jajaran pengurus. Karena, sudah tiga tahun menerima kue APBD ini, pengurus tidak pernah menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban ke hadapan pengurus besar lainnya,” ungkap Amril Mukmin, dalam jajaran pengurus, ia menyandang pangkat sebagai Ketua juga, Selasa (25/8/2015).

Baca Juga :  IPMR-KP Yogyakarta Laksanakan Musyawarah Tahunan Anggota

Bahkan yang lebih memilukan hati lagi, adalah Sekretariat LAP yang menyewa ruko di desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan, sama sekali tidak ada aktivitas. Alhasil, anggaran mubazir selalu terkucur untuk biaya sewa kantor LAP ini. Amril menegaskan, agar Pemdakab menghentikan memberikan anggaran kepala LAP karena dinilai tak berazas manfaat.

“Sangat prihatin melihat kondisi LAP yang dipimpin oleh Muktarius ini, sebaiknya berjiwa besar saja. Jika tak sanggup mengurus LAP, angkat tangan dan kibarkan bendera putih pertanda menyerah dan segera kumpulkan jajaran pengurus lainnya untuk menunjuk siapa yang berhak menakhodai LAP ini agar selamat sampai ke tujuan,” pinta Amril.

Baca Juga :  Pasca Serangan Teroris di Gereja dan Mabes Polri, Panglima TNI Perintahkan Peningkatan Pengamanan

Jajaran pengurus LAP, saat dikonfirmasi melalui Ketua Umum LAP, Muktarius tak ada jawaban. Sementara Sekretaris Umum LAP, Nasarudin US, menyebutkan bahwa sekretariat LAP sudah ada anggota sebagai penjaga sekre. Hanya saja, kantor LAP ini diakui tidak buka saban hari.

“Kita akui kantor LAP tidak dibuka saban hari. Hanya hari tertentu saja dibuka oleh petugas kita yang bernama Evie. Sedangkan jika ada perundingan Adat, biasanya langsung ke rumah Ketua Umum, Muktarius. Yang jelas kita pengurus sudah berbuat, meski masih sedikit,” jelas Nasarudin, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum Pelalawan ini. (rrc)

 

 

 

Komentari Artikel Ini