Mahasiswa dan Masyarakat Desa Makmur Ukur Ulang Tapal Batas PT IIS

Bagikan Artikel Ini:

Mahasiswa dan Masyarakat Desa Makmur Ukur Ulang Tapal Batas PT IIS

Suaraburuhnews.com – Pangkalan Kerinci – Buntut aksi damai Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kabupaten Pelalawan dua minggu yang lalu mulai berangsur-angsur direspon manajemen PT Inti Indosawit Subur Kebun Buatan.

Kamis (16/5) kemarin manajemen PT. IS dan mahasiswa serta perwakilan masyarakat Desa Makmur melakukan pengukuran tapal batas antara HGU PT IS dengan Desa Makmur Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan.

Saat itu hanya dalam peninjauan titik lokasi tampal batas. Dan penentuan dan peninjauan selanjutnya akan dilakukan pada Hari Selasa Tanggal 21 Mei dengan melibatkan BPN Pelalawan.

Baca Juga :  Kasad Terima Laporan Kenaikan Pangkat 16 Pati TNI AD

Selain itu, tuntutan mahasiswa akan meninjau kembali Daerah Aliran Sungai (DAS) serta Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) masih belum terlaksana.

” Kita tetap akan komitmen dengan tuntutan yang kita sampaikan agar secepatnya terealisasi, sampai hari ini kita masih mengikuti prosesnya, untuk menyelesaikan tampal batas yang diduga diserobot pihak perusahan,”ujar Tauhid Marifatullah SIp, kepada wartawan, Sabtu (18/5/) di sekretariat KAMMI Pelalawan.

Dijelaskan Tauhid, bahwa kemarin KAMMI dan desa serta pihak perusahan sudah meninjau lokasi tampal batas, namun hanya melihat dan meninjau saja sebab pihak dari BPN Pelalawan tidak hadir dalam pengukuran tersebut.

Sambung Tauhid, selain meninjau tampal batas dirinya bersama tim juga meninjau kondisi DAS. Ditemukan masih banyak sawit yang tumbuh di daerah aliran sungai, padahal aliran sungai tersebut merupakan hutan hijau yang jaraknya diperkirakan 50 meter dari bibir sungai dari kiri dan kanan.

Baca Juga :  Gempa Guncang Sumbar dengan Magnitudo 5,8

“Kita akan kembali mengkaji DAS dan mengukur jarak bibir sungai, serta Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), kalau perlu kita akan surati pihak Kementerian LHK untuk mengkaji ulang AMDALnya, sebab selama ini banyak ikan yang mati di Sungai Kerinci tegasnya.(sbnc/01).

Poto : Suasana pengukuran tabal batas PT IIS dengan Mahasiswa dan warga Desa Makmur.

Komentari Artikel Ini