Makan Asap

Bagikan Artikel Ini:

Makan Asap

Sudah 3 minggu kami makan asap. Dimana-mana tersaji menu asap. Untuk orang dewasa, anak-anak dan bayi. Seperti tak mengenal tempat dan waktu tersaji asap di negeri ini.

Sebenarnya kami tak butuh sajian ini. Kami sudah mual dan muntah-muntah dibuatnya. Mata kami sudah pedih dan perih. Napas kami sudah sesak. Sudah banyak kami sakit ISPA.

Namun tak bisa berbuat apa-apa. Mau menghindar, pergi ke mana, inilah negri kami penuh dengan duka nistapa. Para cokong-cukong berpesta pora dalam penderitaan masyarakat. Bencana tinggal kepada kami mereka berhura-hura dan berpesta.

Baca Juga :  ZONA PASAR BEBAS, INDONESIA DIAMBANG BADAI PERDAGANGAN INTERNASIONAL.

Lahan-lahan dikuasai ‘Aseng’ dan ‘Ahok’. Keuntungan negeri ini dibawa ke mana.

Kami hanya menikmati kentut pabrik kelapa sawit mereka. Lahan kami mereka curi dengan diselimuti kain panjang pejabat.

Inilah faktanya, bencana yang dihadapi. Ketika hutan tak ada lagi. Sungai-sungai dilenyapkan mereka.

Azab apa lagi yang Engkau turunkan kepada kami ya Allah.(sbnc-opini)

Komentari Artikel Ini