” Panen Asap “

Bagikan Artikel Ini:

Pulau Sumatra sedang “panen asap”. Sungguh luar biasa bencana ini seperti tanpa solusi. Rakyat setiap waktu disuguhkan asap. Sudah berminggu – minggu asap menjadi santapan bagi jutaan rakyat pulau Sumatra. Tanpa pandang bulu, asap sudah mengotori paru-paru rakyat yang masih bernapas.

Akibat ” panen asap” ini tak sedikit yang sudah nejadi korban jiwa. Rumah Sakit penuh dengan keluhan dan penderitaan penyakit penapasan. Jutaan rakyat telah bergelimpangan di rumahnya karena tak tahan ulah penderitaan asap ini.

Negara seperti tak berkkutik dengan bencana ini. Solusi yang dilakukan hanya memadamkan titik api yang tak tuntas-tuntas. Pihak – pihak perusahaan yang memiliki izin lahan dan terbakar seperti menghilangkan jejak. Dan Sanksi hukuman yang diberikan kepada pemilik lahan tak menjerahkan.

Baca Juga :  ASPEK PELANGGARAN HUKUM TINDAKAN DEBT COLLECTOR

Anehnya lagi, dari penderitaan masyarakat akibat asap ini khusunya di Riau wakil rakyatnya studi banding ke Eropa. Sungguh malang nasip rakyat Riau. Di saat penderitaan dialami masyarakatnya anggota Dewannya pergi menghabiskan uang rakyat dengan kondisi rakyat lagi menderita “panen asap”.

Tidak itu saja setelah perizinan dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat kemudian perusahaan yang memperoleh izin tidak bertanggung jawab terhadap kepemilikan lahannya. Lalu dimana ketegasan negara untuk menindak para pemilik izin lahan itu. Apakah negara berpihak kepada pengusaha atau kepada rakyatnya yang lagi menderita.

Baca Juga :  MENGAPRESIASI HARI BUMI SEDUNIA

Tak habis pikir negri tanpa solusi asap. Setiap tahun bencana ini terus terjadi. Logika sehat berbicara seharusnya sudah dilakukan gerakan melawan api atau asap sehingga rakyat tak lagi ” panen asap ‘. Tetapi seperti tidak ada solusi kongkrit dari instansi terkait dalam mengatasi asap ini. Anggaran sudah terserap habis, namun asap tak habis-habis. (rj)

Komentari Artikel Ini