Rumdis Kadiv Lapas Riau Dibom Molotov OTK

Bagikan Artikel Ini:

Rumdis Kadiv Lapas Riau Dibom Molotov OTK

πŸ…’π—Žπ–Ίπ—‹π–Ίπ–»π—Žπ—‹π—Žπ—π—‡π–Ύπ—π—Œ.π–Όπ—ˆπ—† – Pekanbaru – Pelemparan bom molotov kembali terjadi di Pekanbaru, Riau.

Kali ini yang menjadi korban bom molotov itu Rumdis (rumah dinas) Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kadiv Pas Kanwil Kemenkumham) Riau, Maulidi Hilal, Kamis (16/9/2021) subuh, sekitar pukul 04.30 WIB.

Aparat kepolisian telah memeriksa sejumlah bukti-bukti pecahan botol kaca diduga dari serpihan bom molotov. Demikian juga dengan Tim Inafis Polresta Pekanbaru sudah berada di lokasi kejadian.

Botol berisi cairan mudah meledak serta disulut menggunakan sumbu itu dilempar oleh 2 OTK (Orang Tak Dikenal) menggunakan sepeda motor.

Baca Juga :  Anggota Dewan Kota Pekanbaru Diserang Belasan Orang

Kronologis kejadian molotov ini menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Juper Lumban Toruan, mengatakan.

“Pada Hari Kamis Tanggal 16 September 2021, sekira pukul 04.30 WIB, korban baru bangun tidur. Tiba-tiba mendengar suara pecahan botol di depan rumah,” ungkap Kompol Juper dalam keterangan rilisnya.

Selanjutnya, korban Maulidi Hilal mencium bau minyak tanah cukup menyengat.

“Korban bangun dan melihat keluar ke arah mobil Toyota Fortuner BM 1147 OD. Di bagian sebelah kanan ada bekas siraman minyak tanah,” jelas Juper.

Baca Juga :  Gegara Nasi Kotak HUT RI Ke -76, Dua Anggota Satpol PP Berantem

Kepolisian, jelas Juper, sudah memeriksa sejumlah saksi serta video rekaman CCTV berada di rumah dinas Maulidi Hilal tersebut.

“Diketahui ada 2 orang mengendarai 1 unit sepeda motor tidak diketahui jenisnya melakukan pelemparan molotov,” pungkasnya.

Saat ini tidak ada kerugian yang dialami oleh korban baik fisik dan non fisik.

Saat ini Korban diarahkan untuk membuat laporan ke Polresta Pekanbaru dan petugas sudah datang ke TKP untuk melakukan olah TKP.

Editor: Aps
Foto : Kondisi rumah yang dimolotov. (Doc.Iatimewa)

Komentari Artikel Ini