Sampah Berserakan Warga Sesalkan Pengelolaan Sampah di Pangkalan Kerinci

Bagikan Artikel Ini:

Suaraburuhnews.com – Pangkalan Kerinci – Pengelolan sampah di ibukota Pelalawan, Kecamatan Pangkalan Kerinci banyak disesalkan warga. Apalagi sejak dilakukan pemungutan retribusi sampah di setiap rumah warga.

“Sebelum dipungut retribusi uang sampah pengelolaan sampah di tenganh masyarakat di Pangkalan Kerinci cukup baik, tapi kok setelah dipungut uang retribusi kok makin tak profesional pengelolaannya,” kata Muhammad Daud, pemuda Pangkalan Kerinci kepada suaraburuhnews.com kemarin, Rabu (2/5).

Muhammda Daud menyampaikan juga bahwa banyak tumpukan sampah yang berserakan di seputaran ibukota Pelalawan ini.

Baca Juga :  Dua Hari Lagi Sidang Prapid FORMASI RIAU Vs Kapolda Riau dan KPK Digelar

“Lihatlah sampah di Jalan Akasia yang berserakan, dekat lapangan bola kaki dan di jalan lintas timur seputaran pertokoan. Sampah tersebut dibiarkan saja kata,” M. Daud.

Selain masalah sampah M. Daud juga menyoroti taman perkotaan yang juga tidak terawat. “Lihat lah sepanjang jalan Protokol Pelalawan, Jalan LintasTimur, semua tanaman, bunga tak dirawat sehingga kerdil, malu kita sama tamu-tamu yang datang ke ibukota Pelalawan ini pada hal kita sudah berumur 18 tahun,” kata M. Daud.

Pantauan suarahuruhnews.com kemarin memang terlihat di seputaran pertokoan jalan lintas timur Pangkalan Kerinci sampah berserakan.

Baca Juga :  Gempa Guncang Sumbar dengan Magnitudo 5,8

Retribusi sampah sudah dipungut Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pelalawan setiap rumah warga Rp.20 ribu setiap bulan. Dan sudah diterapkan beberapa tahun ini.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pelalawan terkait berita ini, belum memberikan keterangan karena belum tersambung via handphone -nya.(sbnc/01).

Komentari Artikel Ini