Anak SD Tewas di Kolam Renang Mutiara Pangkalan Kerinci Saat Berenang

Bagikan Artikel Ini:

Anak SD Tewas di Kolam Renang Mutiara Pangkalan Kerinci Saat Berenang

πŸ…’π—Žπ–Ίπ—‹π–Ίπ–»π—Žπ—‹π—Žπ—π—‡π–Ύπ—π—Œ.π–Όπ—ˆπ—† – Pangkalan Kerinci – Kolam renang Mutiara yang terletak di Jalan Jambu Kerinci Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan makan korban pada Hari Ahad Tanggal (12/6/2022) sekira pukul 14.00 WIB

Yang menjadi korban di tempat wisata tersebut salah seorang anak SD kelas 5 SD bernama Keizia Nehemia Simanjutak jenis kelamin perempuan warga perumahan Marbun Jaoan Engku Raja Lela Putra Pangkalan Kerinci. Bocah SD itu tewas diduga tenggelam di kolam renang tersebut.

Dilansir polhukrim.com, paman korban Yose Silaban menerangkan, tadi siang korban bersama ibunya berkunjung ke kolam renang Mutiara untuk berenang. Saat asik berenang, korban tenggelam di depan ibunya tanpa ada pertolongan. Ibu kandungnya yang tidak pandai berenang hanya bisa teriak-teriak meminta tolong agar anaknya diselamatkan. Sangat disayangkan petugas penjaga kolam renang tersebut datang setelah anaknya meregangkan nyawa dalam kolam tersebut.

Baca Juga :  Tragis, Seorang Bapak di Inhil Mutilasi Anaknya Yang Masih Anak-anak

Setalah korban tewas, pihak pengusaha kolam renang tersebut membawa korban ke Rumah Sakit Amelia Medika Pangkalan Kerinci. Setelah diantar di rumah sakit pihak pengusaha kolam tersebut langsung meninggalkan korban tanpa ada pertanggungjawaban terhadap keluarga korban.

Dikatakannya, harusnya pengusaha kolam renang melengkapi safety demi keselamatan setiap pengunjung didalam usaha kolam renangnya. Disetiap kolam renang itu, wajib stanbay penjagaan agar tidak mudah terjadi hal yang tidak diinginkan kepada para pengunjung.

Yose Silaban mengaku tidak terima ponakannya tewas tenggelam di kolam renang tersebut. Dia menilai keponakannya tenggelam akibat kelalaian dari pihak pengusaha kolam renang Mutiara tersebut. Sehingga pihak keluarga akan berembuk untuk mengambil langkah-langkah yang akan ditempuh.

Baca Juga :  Pekerja Sawit Dibunuh oleh Anak Bos Sawit

Kapolsek Pangakaln Kerinci Kompol M. Yudhy Lubis ketika dihubungi membenarkan telah menerima laporan accident tewasnya korban di kolam renang Mutiara. Dia mengaku baru sedang melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut, sehingga belum bisa dipastikan jika accident itu akibat kelalaian dari pengusaha kolam tersebut.

“Kami baru melakukan penyelidikan. Anggota sudah turun di TKP, setelah mendapatkan laporan dari warga. Karena kejadian di kolam renang, maka dugaan sementara, korban meninggal karena tenggelam,” jelasnya.

Sampai berita ini dilansir pihak pengelola kolam renang Mutiara belum bisa dihubungi. Dan redaksi akan terus menjajaki konfirmasi ke pihak pengelola terkait peristiwa ini.

Pewarta: R07
Editor: Aps
Foto : Ist.

 

Komentari Artikel Ini