Langgam Power Hanya Tinggal Puing-puing

Bagikan Artikel Ini:

Langgam Power Hanya Tinggal Puing-puing

Opini

Suaraburuhnews.com – Langgam – Langgam Power (LP) saat ini hanya tinggal puing-puing bangunan. Tersisa juga terlihat kran pipa besi yang tertutup rapat. Satu-satu terlihat tiang dan kayu berserakan.

Mesin-mesin yang didatangkan dari benua Eropa itu sudah tidak ada lagi. Satu per satu sudah dipindahkan dan diangkat entah kemana.

Menurut informasi yang dirangkum suaraburuhnews.com mesin tersebut diletakan di sebuah gudang yang terletak daerah Kota Dumai. Tapi entah iya entah tidak.

Lenyapnya LP menorehkan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada Bupati Pelalawan H. M. Harris tentang status Langgam Power itu sendiri.

Awalnya Langgam Power ini bagian yang tak terpisahkan dengan beberapa perusahaan. Perusahaan Nasional ada PT. Kalila, perusahaan asing PT. Navigat dan Perusahaan Daerah BUMD Tuah Sekata.

Baca Juga :  POTENSI PENGELOLAAN SUMBER DAYA PERIKANAN MENURUT¬†¬†UNDANG UNDANG CIPTAKERJA (4)

PT. Kalila sebagai pemilik sumberdaya gas sedangkan PT. Navigat sebagai penyedia power atau mesin dan BUMD sebagai pengelola dari pembelian gas dari PT. Kalila dijadikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG).

Munculnya Langgam Power merupakan program percepatan kelistrikan di Kabupaten Pelalawan yang dibawah standar pelayanan pemerintah Nasional dan daerah. Untuk meningkatkan pembangunan dan pelayanan listrik di Kabupaten Pelalawan maka hadirlah ke tiga perusahaan tersebut.

Hanya beberapa tahun aset daerah itu lenyap begitu saja tanpa jelas ujung pangkalnya. Kini hanya tinggal puing-puing bangunan.

Lalu apa yang didapat oleh daerah Pelalawan sejak LP hadir di sini. Kemudiannya apa kerugian akibat LP ini tutup.

Baca Juga :  Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, Mengerikan Warga Rohil Diserang Buya Tanpa Kepala dan Tangan

Status kepemilikan LP siapa yang punya dan pengelola. Pengakuan Dirut BUMD Tuah Sekata sebelumnya bahwa keberadaan LP tidak ada hubungannya dengan BUMD Tuah Sekata dan juga tidak tau sistem pengelolaan keuangan di LP.

Pertandingan siapa pengelola dan untuk siapa LP itu sendiri hadir di Kabupaten Pelalawan?

Pada hal LP bagian yang tak terpisahkan dengan BUMD Tuah Sekata. Lalu bagaimana dengan teka teki ini? Siapakah yang bermain terhadap LP itu sendiri.

Apakah hanya meninggalkan sisa-sisa dan puing-puing dan menimbulkan teka teki siapa yang bermain?

Mudah-mudahan akan terkuak untuk menemui titik terang.(sbnc/opini)

Komentari Artikel Ini