DLH Pelalawan Sebut: Bendahara Tidak Melarikan Diri

Bagikan Artikel Ini:

DLH Pelalawan Sebut: Bendahara Tidak Melarikan Diri

πŸ…’π—Žπ–Ίπ—‹π–Ίπ–»π—Žπ—‹π—Žπ—π—‡π–Ύπ—π—Œ.π–Όπ—ˆπ—† – Pelalawan – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan, Eko Novitra, ST., M.Si mengatakan bahwa bawahannya Bendahara Penerimaan M Hadi tidak melarikan diri.

“Bendahara penerimaan M Hadi tidak melarikan diri. Dia tidak ke mana – mana, ada di Pangkalan Kerinci dan masuk kerja sebagaimana biasanya,” ungkap Eko kepada media ini, Jumat (29/4/2023) sore.

Eko Novitra yang didampingi Kabid Pengelolaan Sampah, B3 dan Limbah B3 Junaidi, S.Pd serta M Hadi selaku bendahara penerimaan meluruskan pemberitaan media ini yang sempat viral beberapa hari.

Dihadapan awak media Kadis DLH juga menyatakan bahwa jumlah uang yang diduga digelapkan stafnya itu tidak berani menyebutkan angka.

Baca Juga :  Kegiatan Tunda Bayar di BPKAD Pelalawan Diduga Sarat KKN

“Mengenai jumlah uang berapa jumlahnya yang diduga digelapkan, saya tidak bisa menyebutkan. Soalnya sekarang lagi diaudit BPK. Kita menunggu hasil audit LHP BPK dari retribusi sampah. Nanti hasil dari BPK,” ujar Eko.

Selain itu Eko menjelaskan struktur organisasi di dinas itu khususnya di bagian keuangan. Jabatan bendahara di DLH Pelalawan ada dua bidang, bendahara penerimaan dan bendahara pengeluaran. Bendahara penerimaan adalah M Hadi, jelas Eko.

Pungutan sampah ke depannya akan dilakukan evaluasi dan akan bekerja sama dengan RT dan RW.
Pemungutan retribusinya sampah akan dilakukan penertibkan dan dilakukan secara tranparan. Selama ini pungutan sampah ada kebocoran – kebocoran dan ini akan dievaluasi. Sekarang lagi dipelajari dan sementara kita hentikan.

Baca Juga :  Komitmen Permberantasan Korupsi Asintel dan Aspidsus kejati Riau Lemah. FORMASI RIAU Minta Jaksa Agung Agar Ganti Asintel dan Aspidsus

Diberitakan sebelumnya, Oknum bendahara dijajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan dikabarkan melarikan diri. Tidak sekedar itu oknum ini juga diduga telah mengelapkan uang tunai dengan jumlah milyaran rupiah.

Menurut sumber yang dapat dipercaya dan tidak mau disebutkan namanya itu mengatakan ke media ini, oknum bendahara tersebut telah melarikan diri dan membawa uang kabur. Dan menurutnya oknum bendahara tersebut melarikan diri ke propinsi tetangga.”Bendaharanya telah melarikan diri dan membawa uang diduga milyaran rupiah ke propinsi tetangga,” katanya kepada suaraburuhnews.com.(r07).

Editor: Aps
Foto: Kantor DLH Kabur Pelalawan, internet.

 

 

 

 

Komentari Artikel Ini