Proyek Semenisasi Jalan Desa Segamai Gagal, 200 Sak Semen Membeku Warga Lapor ke Penegak Hukum

Bagikan Artikel Ini:

Proyek Semenisasi Jalan Desa Segamai Gagal, 200 Sak Semen Membeku Warga Lapor ke Penegak Hukum

??????????????.??? – Teluk Meranti – Investigasi warga dan wartawan pada Hari Senin Tanggal 1 Maret 2021 kemarin ditemukan tumpukan 200 sak semen merek Tiga Roda dengan kondisi sudah membeku dan tak bisa digunakan. Semen tersebut ditemukan dalam keadaan tertutup dengan plastik hitam. Selain itu investigasi juga menemukan onggokan pasir cor, batu split atau batu pecah diperkirakan jumlahnya puluhan meter kubik.

Tumpukan material bangunan tersebut ditemukan di RT 9 RW 4 Parit Pisang Dusun 3 Desa Segamai Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan propinsi Riau di titik koordinat N103′ 0184461″E.

Diduga tumpukan material bangunan tersebut diperuntukkan pembangunan proyek jalan semenisasi penghubung Parit Pisang Dusun 3 RT 8, 9 RW 4 Desa Segamai yang tidak digunakan untuk pembangunan proyek tersebut. Menurut informasi warga diperkirakan tumpukan semen sudah lama sekitar 6 bulan yang lalu.

Baca Juga :  IPMR-KP Yogyakarta Laksanakan Musyawarah Tahunan Anggota

Akibat membekunya 200 sak semen itu membuat proyek jalan seminsasi diduga tahun anggaran 2019 – 2020 yang bersumber dari ADD pekerjaan tidak siap.

Investigasi tim suaraburuhnews.com tersebut didampingi oleh RT, Kepala Dusun dan tokoh masyarakat setempat.

Hasil pengukuran tim investigasi warga dan keterangan Kadus setempat bahwa panjang proyek jalan semenisasi itu diperkirakan panjangnya 2.228 Meter, siap dikerjakan 1.369 Meter dan belum dikerjakan 600 Meter dan lebar jalan 1 Meter ketebalan 15 cm.

Menurut keterangan warga kontraktor dalam pelaksanaan pekerjaan proyek ini tanpa pemasangan papan proyek. Sehingga kami tidak tau persis anggaran berapa banyak uang yang dihabiskan untuk proyek ini. Kemudian pekerjaan jalan ini diputus-putus sebanyak 3 titik dengan jumlah jarak satu titik 200-an meter dan ditotalkan sepanjang 600 Meter.

Baca Juga :  POTENSI PENGELOLAAN SUMBER DAYA PERIKANAN MENURUT  UNDANG UNDANG CIPTAKERJA (8)

Menurut salah seorang tim investigasi Syamsul (44) mengatakan bahwa kerugian negara diperkirakan milyaran rupiah. Karena proyek tersebut gagal total.”Kami perkirakan kerugian negara pada proyek ini milyaran rupiah,” ungkap Syamsul kepada media ini, kemarin.

Sambung Syamsul, kasus dugaan tindak pidana korupsi ini akan dilaporkan ke pihak penegak hukum dalam waktu dekat.”Dalam waktu dekat ini kami akan laporkan ke pihak penegak hukum,” tutup Syamsul.

Kepala Desa Segamai, Rizaldi saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp-nya di nomor hp +62 852-6409 **** terkait masalah ini belum memberikan klarifikasi dan jawabannya sampai berita ini dinaikkan.

Pewarta: R07
Editor : Aps
Poto: Kondisi tumpukan semen di Desa Sebagai, doc: ??????????????.???.

 

Komentari Artikel Ini