Hj Chanifah Diteror Diduga Testimoni Dibrosur HAZA

Bagikan Artikel Ini:

Suaraburuhnews.com – Ukui – Kampanye dialogis  pemilukada serentak sedang berlangsung lebih kurang 1 bulan. Dalam pelaksanaan kampanye dialogis tersebut banyak ditemukan kerikil – kerikil tajam yang menodai cita – cita demokrasi.

Teror politik dan ancaman yang seharusnya tidak terjadi malah terjadi. Teror itu ditujukan kepada Hj. Chanifah, warga Desa Kembang Sari Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan propinsi Riau. Tak sepantasnya teror itu ditujukan kepada sosok yang sudah tua renta itu.

Pengakuan putranya, Habib kepada Suaraburuhnews beberapa hari yang lalu, bahwa orang tuanya Hj. Chanifah sudah berkali – kali diteror oleh oknum yang tidak bertanggungjawab kepada ibu kandungnya itu.

Habib mengatakan,”  Pertama kali pelaku teror datang ke rumah orang tuanya menggunakan sepeda motor. Dan dia mengeluarkan kata – kata ancaman kepada ibu. Dibilangnya, apakah ibuk sudah pikir masak – masak tentang apa yang ibuk muat dibrosur  HAZA. Dan kejadianya pada Tanggal 19 September,” kata Habib.

Baca Juga :  Biadab, Seorang Pelajar Tewas Dibunuh KKB Di Papua

Selain itu Habib juga menyebutkan orang tuanya diteror sering kali melalui telpon, dan SMS.

” Sudah berkali- kali ibu diteror. Terakhir kali pada Tanggal 27 September ini. Akibat teror itu ibu juga trauma. Kalau ada teror lagi kita akan tanya kepada peneror itu apa maunya dia. Dan kita tau pelaku teror itu,” tutup Habib putra Hj. Chanifah.

Hj. Chanifah sosok tokoh perempuan berpengaruh asal Jawa yang menjadi tokoh perempuan di Kecamatan Ukui. Dalam brosur HAZA (Harris – Zardewan) paslon Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan nomor urut 1 Propinsi Riau itu pesan – pesan moralnya dimuat dalam brosur yang dicetak KPU Pelalawan.

Baca Juga :  KKB Targetkan Bunuh 19 Orang di Ilaga Papua, TNI/Polri Siaga Patroli Kota

Pesan moral ibu Hj. Chanifah itu ditujukan kepada pemilih pada pilkada Kabupaten Pelalawan. Dalam brosur itu tertulis, pemimpin itu tercermin dari rumah tangganya.Tidak mungkin peminpin yang baik hadir dari rumah tangga yang berantakan. Bagaimana mau memimpin  orang banyak, jika memimpin keluarganya tidak beres. Alhamdulillah rumah tangga Pak Harris dan juga Pak Zardewan selalu harmonis, langgeng dengan istri yang sama dari awal sampai sekarang...(rj).

Komentari Artikel Ini