Pacari Hingga Hamil dan Tak Mau Tanggung Jawab Lalu Lempar Pacrnya ke Sungai

Bagikan Artikel Ini:

Bantul – Abdurrahman Ash Shiddiq (20) seorang mahasiswa asal Klaten diamankan oleh petugas Polres Bantul. Abdurrahman diamankan karena mencoba melakukan pembunuhan terhadap pacarnya yaitu Septiana pada Senin (29/1). Abdurrahman melempar Septiana dari atas Jembatan Kretek ke Sungai Progo.

Selain Abdurrahman, pihak kepolisian juga mengamankan Yongki Ramadan (20). Yongki disangkakan turut membantu Abdurrahman melempar Septiana ke Sungai Progo.

Kanit Reskrim Polres Bantul, AKP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan, Abdurrahman tega melempar pacarnya karena enggan bertanggungjawab dan menikahi Septiana yang tengah hamil. Sebelumnya, kandungan Septiana telah berupaya digugurkan tetapi selalu gagal.

Baca Juga :  POTENSI PENGELOLAAN SUMBER DAYA PERIKANAN MENURUT  UNDANG UNDANG CIPTAKERJA (4)

“Tersangka dan korban pernah menjalin hubungan. Korban diduga hamil karena perbuatannya dengan tersangka,” katanya di Mapolres Bantul, Selasa (30/1).

Dia mengungkapkan, paska pelemparan Septiana dari Jembatan Kretek, petugas kepolisian melakukan pengejaran terhadap Abdurrahman. Abdurrahman, sambung Anggito, diburu hingga rumahnya di Klaten tetapi tersangka telah melarikan diri.

“Tersangka berupaya melarikan diri ke Jakarta. Tetapi sampai Ajibarang berhasil dibujuk orang tuanya melalui telepon agar menyerahkan diri. Akhirnya tersangka menyerahkan diri ke Mapolsek Ajibarang,” ungkap Anggaito.

Sedangkan, menurut Wakapolres Bantul, Kompol Mariska Fendi Susanto menuturkan jika tersangka adalah pacar korban. Keduanya, dia menjelaskan, adalah teman satu SMA di Klaten.

Baca Juga :  Warga Datangi DPRD Pelalawan Bawa Spanduk Berjalan Kaki

“Dari pemeriksaan awal ini terkait dengan masalah asmara. Ini korban hamil kurang lebih 30 minggu kalau tidak salah. Rencana mau digugurkan, tetapi tidak bisa akhirnya oleh tersangka direncanakan untuk membunuh korban,” pungkas Mariska.*

Editor : Rojuli

Sumber : Merdeka.com

Komentari Artikel Ini