DBD Meningkat, Diprediksi Puncaknya 2016

Bagikan Artikel Ini

Suaraburuhnews.com – Pangkalan Kerinci – Per Tanggal (28/12) tercatat 126 kasus DBD ( Demam Berdarah). Kasus ini cendrung bertambah, sebab masih ada pasien yang saat ini masih dirawat dan belum dilaporkan ke dinas Kesrhatan Pelalawan. Sementara siklus lima tahunan, tahun depan di prediksi DBD akan menlonjak drastis.

Hal tersebut di sampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan Dr. Endid Romo Pratiknyo, Senin (28/12) di ruang kerjanya.

BACA :  Dini Hari Tim Umang umang Terjun ke TKP Ikan Mati di Sungai Kampar

Dijelaskan Diskes, bila mengacu trend siklus DBD, maka tahun 2015 telah terjadi lonjakan yang sangat signipikan.

” Tahun ini, belum masuk tutup tahun sudah ada 126 kasus, kemungkinan jumlah kasus deman bedara ini akan bertambah, soalnya trend menunjukan adanya grafik peningkatan. Bila mengitu siklusnya trend ini telah menuju kesitu, puncaknya tahun 2016 nanti,” tuturnya.

BACA :  Dini Hari Tim Umang umang Terjun ke TKP Ikan Mati di Sungai Kampar

Dr. Endid juga menyampaikan, diantara daerah yang menjadi siklus DBD diantaranya di wilayah Kecamatan Pangkalan Kerinci, Langgam serta Sorek.

” Memang di daerah tersebut sangat berisiko DBD, dimana angka-angka kasus DBD di sana yang banyak dijumpai,” jelasnya lagi.

Ditambahkan Endid yang di dampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Asril M Kes, menambahkan sejauh ini untuk mengantisipasi penyakit mematikan tersebut dinas terus mengkampanyekan pola hidup sehat, disamping itu pihak dinas juga melakukan pogging.

BACA :  Dini Hari Tim Umang umang Terjun ke TKP Ikan Mati di Sungai Kampar

” Intinya, apapun yang kita lakukan, tidak akan berhasil kalau masyarakat tidak peduli kesehatanya, maka pada kesempatan ini saya kembali menghimbau masyarakat untuk memperhatikan kebersihan lingkunganya, banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya, membersihkan daerah-daerah yang rawan tempat berkembangnya jektik nyamuk malaria, dan lain sebagainya,” tutupnya.(nto)

Komentari Artikel Ini