Dokter Senior THT Pekanbaru Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Jondul

Bagikan Artikel Ini:

Suaraburuhnews.com – Pekanbaru – Ternyata  mayat yang ditemukan di bawah jembatan Jondul Pekanbaru yang ditemukan pedagang sayur, Senin (12/11/) kemarin adalah seorang dokter THT senior di Pekanbaru – Riau.

Menurut keponakan korban, Deki keseharian dr. Mukhlis Hasan (72), sebelum ditemukan tersangkut di bawah jembatan Jondul, Komplek Perumahan Jondul Lama, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Korban yang tak lain merupakan pamannya itu disebutkan Deki, termasuk salah satu dokter spesialis THT senior di daerah Riau.

Disela kesibukannya membuka praktik, korban gemar berolahraga jalan santai setiap hari.

“Beliau hobi olahraga diluar aktivitasnya praktik, beliau suka jalan. Biasanya habis praktik siang sekitar pukul 13.00 WIB pulang jam 15.00 WIB, jam 17.00 sore praktik lagi,” ujar dia saat berbincang dengan Tribun, Selasa (13/11).

Dari rumahnya yang juga menjadi tempat praktik di Jalan Ahmad Yani, korban pergi ke arah Kantor Gubernur, masuk ke Jalan Jenderal Sudirman, lalu terus ke Pelita Pantai tepi Sungai siak, masuk jalan Juanda, Pasar Bawah, dan kembali lagi ke rumah.

Baca Juga :  Innalilahi, Polisi Tembak Polisi di Lotim

Di hari terakhir korban terlihat, sebelum dikabarkan hilang pada Sabtu pekan lalu, Deki mengisahkan, dr. Mukhlis pamit kepada istrinya sekitar pukul 16.30 WIB untuk pergi olahraga jalan.

“Etek saya (istri korban) sudah sempat mencegah, karena biasanya sore jadwal beliau buka praktik. Tapi katanya sebentar aja kok, jam 17.00 WIB sudah pulang,” ujarnya.

Deki membeberkan, beberapa kurun waktu terakhir, korban memang sering olahraga jalan pada sore hari, tidak seperti biasanya, yakni pada siang hari.

Lanjut dia, sekitar pukul 18.00 WIB, istri korban pun menelfon Deki, mengabarkan jika korban belum juga pulang ke rumah.

Deki dibantu beberapa orang lainnya, berupaya mencari korban.

Terlebih di rute korban biasa olahraga jalan.

“Ada 3 motor mencari, saya ke rute biasa beliau jalan. Satu lagi ke arah Hangtuah, dan ada yang ke Sukajadi. Sampai jam 12 malam kami masih coba mencari tapi tidak ketemu,” paparnya.

Baca Juga :  Jalur Pita Merah dan Biru PT GSI Belum Ganti Rugi, Lagi Bohongi Masyarakat Kecamatan Langgam

Singkat cerita, misteri keberadaan korban akhirnya terkuak. Hanya saja, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Jasadnya tersangkut di bawah jembatan Jondul, aliran sungai Sail.

“Saya tanya kemungkinannya ke polisi, beliau kira-kira jatuh di mana. Polisi bilang perkiraan jatuh masih di dekat aliran Sungai Sail. Mungkin daerah sungai batak. Hanya bisa menduga-duga, beliau mungkin jalan sampai ke arah jalan Hangtuah,” paparnya.

Deki menambahkan, pamannya itu sehari-hari hanya tinggal berdua dengan istrinya.

Dia mengungkapkan, kepergian korban ini membuatnya sangat terpukul.

Karena dia sudah menganggap korban sebagai orangtuanya sendiri.

“Kebetulan beliau mungkin belum dikasih rezeki untuk punya anak. Jadi saya juga merasa bertanggungjawab untuk menjaga mereka (korban dan istrinya). Mengawasi mereka,” tandasnya.

Artikel ini sudah ditlulis oleh Tribun Pekanbaru dengan judul, “Dokter Senior di Riau Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Jondul, Sempat Pamit Pergi Olahraga

Komentari Artikel Ini