Kadisnaker Pelalawan : PT IIS Kita Tutup Sementara

Bagikan Artikel Ini:

Suaraburuhnews.com – Pangkalan Kerinci – Kepala Dinas Tenaga Kenaga Kerja dan Transmigrasi (disnakertrans) Pemerintah Kabupaten Pelalawan, lakukan tindak tegas terhadap Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Inti Indo Sawit (IIS) PMKS 1 Buatan SP V. Tindakan tegas berupa penutupan tersebut terkait kecelakaan kerja Waldes Galingging (39) Operator Loading Ram patah 3 dibagian kaki kanan, Senin (27/7) sekitar. Pukul 10.30 wib lalu.

“Ya,  Disnakertrans Pemkab Pelalawan siap menutup operasional  bagian loading ram PT. Inti Indo Sawit (IIS) PMKS 1 Buatan SP V, penutupan tersebut terkait temuan tim dari Disnakertrans yang telah melakukan investigasi satu hari setelah kecelakaan tersebut, maka hasilnya ada kelalaian pihak perusahaan, kita berikan rekomendasi penutupan agar perusahaan menganti dan menyelesaikan persoalan tersebut,” ujar Nasri FE Kadisnakertrans Kabupaten Pelalawan, Kamis (6/8/15) di lobi kantor Bupati Pelalawan

Baca Juga :  Kasal: Isyarat KRI Nanggala-402 Fase Submiss Menuju Subsunk

Dijelaskan Nasri, rekomendasi penutupan ini diberikan agar memberikan epek jerah kepada keperusahaan PT. Inti Indo Sawit (IIS) PMKS 1 Buatan SP V agar dimasa mendatang persoalan kelalaian pihak perusahaan tidak lagi terjadi. Tindakan ini juga memberikan gambaran serta sikap tegas kita.

“Saya nilai tindakan kita tidak menjastis pihak perusahaan, ini amanat Undang – Undang, sikap kita tetap tegas, sebab ini menyangkut nyawa manusia atau buruh. Penutupan ini juga memberikan pelajaran kepada perusahaan lain, agar perusahaan jangan main-main,” tegas Nasri FE.

Saat disinggung kapan eksekusi penutupan Nasri mengatakan terhitung surat rekomendasi ditandatangani.

“Yang jelas kita tutup, penutupan diiringi pengontrolan dari pihak kita,”

Terpisa Karyawan PT. Inti Indo Sawit (IIS) PMKS 1 Buatan SP V,  Waldes Galingging (39) Operator Loading Ram menceritakan kronologis yang menimpahnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Dilaporkan ke Polisi, Diduga Melecehkan Seorang Ibu Rumah Tangga

“Tepat pada Senin (27/7) lalu, sekitar Pukul 10.30 Wib kecelakaan tersebut saya alami, dari kejadian tersebut membuat kaki kanan saya patah tiga, setelah centolan  tali seling sebelarat 5 kg untuk penarik loading ram pengangkut buah putus, dan menghantam kaki kanan, kuatnya hamtaman tersebut membuat tubuh saya terlempar dan membentur dinding pembatas yang membuat rusuk sebelah kanan sakit nyeri, kaki kanan patah tiga,”jelasnya.

Waldes Galingging, saat membesuknya ke Rumah Sakit Evarina Pangkalan Kerinci mengaku sudah 18 tahun bekerja di  PT. Inti Indo Sawit (IIS) PMKS 1 Buatan SP V sebagai karyawan.  Bapak dengan 4 orang anak juga menyampaikan harapanya agar proses operasi patah tulang kakinya bejalan lancar. (apr)

Komentari Artikel Ini